Senin, 15 Agustus 2011

Perbedaan Compiler dan Interpreter

Interpreter adalah program sistem yang berfungsi sebagai penterjemah kode program yang dibuat oleh programmer ke dalam bahasa mesin. Interpreter mengeksesusi perintah baris demi baris dengan mengikuti logika yang ada.
Compiler adalah program sistem yang juga berfungsi sebagai penterjemah kode program ke dalam bahasa mesin agar bisa dijalankan oleh mesin. Perbedaannya dengan interpreter adalah compiler mengeksekusi seluruh instruksi dalam program sekaligus.  Secara garis besar, Interpreter menterjemahkan baris per baris.
Sedangkan compiler, menterjemahkan seluruh instruksi sekaligus. Selanjutnya hasil terjemahan (setelah melalui tahapan lain) bisa dijalankan secara langsung, tanpa tergantung lagi oleh program sumber atau compilernya.

Pada interpreter, penyusunan program relatif lebih cepat dan bisa langsung diuji sekalipun masih ada beberapa kesalahan secara kaidah dalam program. Sedangkan pada compiler, proses pembuatan dan pengujian membutuhkan waktu relatif lebih lama, sebab ada waktu untuk mengkompilasi (menerjemahkan) dan ada pula waktu untuk melakukan proses linking. Program akan berhasil dikompilasi hanya jika program tak mengandung kesalahan secara kaidah sama sekali.

Pada interpreter, kecepatannya menjadi lambat sebab sebelum suatu instruksi dijalankan selalu harus diterjemahkan terlebih dahulu. Selain itu, saat program dieksekusi, interpreter juga harus selalu berada dalam memori. Jadi memori selalu digunakan baik untuk program maupun interpreter. Sedangkan pada compiler, proses eksekusi dapat berjalan dengan cepat, sebab tak ada lagi proses penerjemahan.

Pada interpreter, kode program tidak dapat dirahasiakan. Sedangkan pada compiler, kode program bisa dirahasiakan, sebab yang dieksekusi adalah program yang dalam bentuk kode mesin.

Contoh bahasa pemrograman yang menggunakan compiler adalah Visual Basic, Fortran, Cobol, Pascal, C, dlsb.
Sedangkan yang menggunakan interpreter yaitu PHP, ASP, Perl, dan msh byk lagi.

sumber: http://iwan-mandary.web.id/index.php?option=com_content&view=article&id=54:perbedaan-compiler-dan-interpreter&catid=34:it&Itemid=55

Komponen Komponen Motherboard


  • Konektor Power
Konektor power adalah pin yang menyambungkan motherboard dengan power supply di casing sebuah komputer. Pada motherboard tipe AT, casing yang dibutuhkan adalah tipe AT juga. Konektor power tipe AT terdiri dari dua bagian, di mana dua kabel dari power supply akan menancap di situ. Pada tipe ATX, kabel power supply menyatu dalam satu header yang utuh, sehingga Anda tinggal menancapkannya di motherboard. Kabel ini terdiri dari dua kolom sesuai dengan pin di motherboard yang terdiri atas dua larik pin juga. Ada beberapa motherboard yang menyediakan dua tipe konektor power, AT dan ATX. Kebanyakan motherboard terbaru sudah bertipe ATX.
  • Socket atau Slot Prosesor
Terdapat beberapa tipe colokan untuk menancapkan prosesor Anda. Model paling lama adalah ZIF ( Zero Insertion Force) Socket 7 atau popular dengan istilah Socket 7. Socket ini kompatibel untuk prosesor bikinan Intel, AMD, atau Cyrix. Biasanya digunakan untuk prosesor model lama (sampai dengan generasi 233 MHz). Ada lagi socket yang dinamakan Socket 370. Socket ini mirip dengan Socket 7 tetapi jumlah pinnya sesuai dengan namanya, 370 biji. Socket ini kompatibel untuk prosesor bikinan Intel. Sementara AMD menamai sendiri socketnya dengan istilah Socket A, di mana jumlah pinnya juga berbeda dengan socket 370. Istilah A digunakan AMD untuk menunjuk merek prosesor Athlon. Untuk keluarga prosesor Intel Pentium II dan III, slot yang digunakan disebut dengan Slot 1, sementara motherboard yang menunjang prosesor AMD menggunakan Slot A untuk jenis slot yang seperti itu.
  • North bridge controller
VIA VT8751A yang memberikan interface prsessor dengan frekuensi 533/400MHz, yang mensupport intel Hypertheading Tecnologi, interface system memory yang beropersi pada 266MHz, dan interface AGP 1.5V yang mendukung spesifikasi AGP 2.0 termasuk write protocol dengan kecepatan 4X.
  • Socket Memori
Juga ada dua tipe socket memori yang kini beredar di masyarakat komputer. Memang ada juga socket terbaru untuk Rambus-DRAM tetapi sampai kini belum banyak pengguna yang memakainya. Socket lama yang masih cukup populer adalah SIMM. Socket ini terdiri dari 72 pin modul. Socket yang kedua memiliki 168 pin modul, yang dirancang satu arah. Anda tidak mungkin memasangnya terbalik, karena galur di motherboard sudah disesuaikan dengan socket memori tipe DIMM.
  • Konektor Floppy dan IDE
Konektor ini menghubungkan motherboard dengan piranti simpan computer seperti floppy disk atau harddisk. Konektor IDE dalam sebuah motherboard biasanya terdiri dari dua, satu adalah primary IDE dan yang lain adalah secondary IDE. Konektor Primary IDE menghubungkan motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master. Sementara, konektor secondary IDE biasanya disambungkan dengan pirantipiranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave. Bagaimana menyambungkan pin dengan kabel? Mudah sekali. Pita kabel IDE memiliki tanda strip merah pada salah satu sisinya. Strip merah tersebut menandai, sisi kabel berstrip merah ditancapkan pada pin bernomor 1 di konektornya. Bila menancap terbalik, piranti yang terpasang tidak akan dikenali oleh komputer. Hal yang sama berlaku untuk menyambungkan kabel floppy dengan pin di motherboard.
  • AGP 4X slot
Slot port penyelerasi gambar ini mensupport grafik card mode 3.3V/1.5V AGP 4X untuk aplikasi grafis 3D.
  • South bridge controller
Peripheral kontroler terintegrasi VIA VT8235 yang mensupport berbagai I/O fungsi termasuk 2-channel ATA/133 bus master IDE controller, sampai 6 port USB 2.0, interface LCP super I/O, interface AC’97 dan PCI 2.2.
  • Standby Power LED
Led ini menyala jika terdapat standby power di motherboard. LED ini bertindak sebagai reminder (pengingat) untuk mematikan system power sebelum menghidupkan atau mematikan mesin.
  • PCI slots
Pegembangan slot PCI 2.2 32-bit in9i mensopport bus master PCI cart seperti SCSI atau cart LAN dengan keluaran maksimum 133MB/s.
  • PS/2 Mouse Port
Konektor hijau 6 pin ini adalah untuk mouse.
  • Port Paralel dan Serial
Pada tipe AT, port serial dan paralel tidak menyatu dalam satu motherboard tetapi disambungkan melalui kabel. Jadi, di motherboard tersedia pin untuk menancapkan kabel. Fungsi port paralel bermacammacam, mulai dari menyambungkan komputer dengan printer, scanner, sampai dengan menghubungkan komputer dengan periferal tertentu yang dirancang menggunakan koneksi port paralel. Port serial biasanya digunakan untuk menyambungkan dengan kabel modem atau mouse. Ada juga piranti lain yang bisa dicolokkan ke port serial. Dalam motherboard tipe ATX, port paralel dan serial sudah terintegrasi dalam motherboard, sehingga Anda tidak perlu menancapkan kabel-kabel yang merepotkan.
  • RJ-45 Port
Port 25-pin ini menghubungkan konektor LAN melalui sebuah pusat network.
  • Line in jack
Jack line in (biru muda) menghuungkan ke tape player atau sumber audio lainnya. Pada mode 6-channel, funsi jack ini menjadai bass/tengah.
  • Line out jack
jack line out (lime) ini menghubungkan ke headphone atau speaker. Pada mode 6-channel, funsi jack ini menjadi speaker out depan.
  • Microphone jack
Jack mic (pink) ini meghubungkan ke mikrofon. Pada mode 6-channel funsi jack ini rear speaker out belakang.
  • USB 2.0 port 1 dan port 2
Kedudukan port USB (universal serial bus) 4-pin ini disediakan untuk menghubungkan dengan perangkat USB 2.0.
  • USB 2.0 port 3 dan port 4
Kedudukan port USB (universal serial bus) 4-pin ini disediakan untuk menghubungkan dengan perangkat USB 2.0.
  • Video Graphics Adapter Port
Port 15-pin ini adalah untuk VGA monitor atau VGA perangkat lain yang kompatibel
  • Konektor keyboard
Ada dua tipe konektor yang menghubungkan motherboard dengan keyboard. Satu adalah konektor serial, sedangkan satu lagi adalah konektor PS/2. Konektor serial atau tipe AT berbentuk bulat, lebih besar dari yang model PS/2 punya, dengan lubang pin sebanyak 5 buah. Sementara, konektor PS/2 memiliki lubang pin 6 buah dan diameternya lebih kecil separuhnya dibanding model AT.
  • Batere CMOS
Batere ini berfungsi untuk memberi tenaga pada motherboard dalam mengenali konfigurasi yang terpasang, ketika ia tidak/belum mendapatkan daya dari power supply

sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Papan_induk

Jaringan Akses

Sejarah Perkembangan dan pegertian Jaringan Akses
Jaringan akses merupakan kelanjutan dari jaringan komputer, kedua jaringan ini saling berhubungan erat dan saling mendukung agar suatu jaringan dapat berfungsi secara optimal. Jaringan akses menyediakan UNI (user-network interface) ke terminal pelanggan, sementara jaringan inti menyediakan layanan telekomunikasi dan transportasi antar jaringan akses. Jaringan akses terhubung ke setiap layanan dalam jaringan inti melalui SNI (service node interface).
Awal mula jaringan akses terbentuk, pada tahun 1950-an di Amerika melakukan penelitian bagaimana sebuah perangkat komputer dapat bekerja secara bersamaan. Dan pada tahun pada tahun itu pula jenis komputer mulai membesar dan terciptalah super komputer.Dan inilah awal mula konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), bentuk pertama kali jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer.
Kemudian menginjak tahun 1960-an departerman pertahanan Amerika membentuk Defense Advance Research Projects Agency ( DARPA ) yang bertujuan mengadakan riset mengenai ‘cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik’ dan riset ini kemudian dinamakan sebagai riset ARPANET ( Advance Research projects Agency Network ). Dan dari riset yang membutuhkan waktu yang lama inilah, kemudian pada tahun 1970-an berhasil menghubungkan 10 komputer dan satu komputer dengan komputer lain dapat berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.
Semakin lama semakin bertambah orang yang memiliki komputer dan membentuk sebuah jaringan komputer. Oleh karena itu, dibutuhkan  sebuah aturan atau protocol resmi yang dapat diterima dan diakui oleh seluruh jaringan. Pada tahun 1980-an maka dibentuklah sebuah komisi yang mengurusi protocol tersebut. Dan komisi ini bernama TCP ( Transmission Control Protocol ) atau lebih dikenal dengan sebutan IP ( Internet Protocol ). Kemudian di eropa juga muncul jaringan lain yang dikenal dengan Europa Network (EUNET). Jaringan ini menyediakan jasa email dan newsgroup USENET.
Karena banyaknya alamat jaringan komputer,agar semua jaringan bisa saling berkomunikasi. Maka perlu melakukan penyeragaman alamat jaringan komputer. Pada tahun 1984 diperkenalkanlah DNS ( Domain Name Server ). Dengan DNS jaringan komputer dapat tehubung lebih dari 1000 komputer. tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah program editor dan browser yang dapat menjelajai komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan. programe inilah yang disebut WWW atau World Wide Web.
MACAM – MACAM KONFIGURASI JARINGAN
Secara umum kofigurasi jaringan komputer ada 3 :
1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan local yang digunakan oleh suatu organisasi untuk berbagi sumber daya (resources sharing) seperti printer dan file. LAN biasanya dibangun dan dikelola oleh organisasi tersebut. Teknologi LAN antara lain Ethernet, Token Ring dan FDDI. Dan ada juga yang menggunakan wifi, yang disebut dengan wireless lan.
Ciri-ciri LAN:
Ø Bekerja di area geografis yang terbatas.
Ø Dapat digunakan multi-access hingga bandwidth besar.
Ø Administrasi dilakukan melalui administrator lokal.
Ø Koneksi secara Full-Time dan langsung (Directly Connected )
2. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan sebuah LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. Untuk kedepannya teknologi ini akan berkembang menjadi teknologi Wimax, yang sekarang masih dalam proses pengembangan di wilayah Indonesia.
3. Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN memungkinkan terjadinya komunikasi diantara dua perangkat yang terpisah jarak yang sangat jauh. WAN menginterkoneksikan beberapa LAN yang kemudian menyediakan akses ke komputer–komputer atau file server pada lokasi lain. Beberapa teknologi WAN antara lain adalah Modem, ISDN, DSL, Frame Relay, T1, E1, T3, E3 dan SONET.
Ciri-ciri WAN:
Ø Bekerja di area geografis yang luas.
Ø Dapat diakses melalui Serial Interface dengan kecepatan yang rendah.
Ø Koneksi secara Full-Time dan Part-Time
MACAM-MACAM PENERAPAN  JARINGAN AKSES
  1. xDSL, digital subscriber line
xDSL adalah sekelompok teknologi yang menggunakan akses kabel logam untuk menghantarkan beberapa Mbps melalui jarak tertentu. Yang sedang naik daun adalah ADSL (asymmetric DSL) yang menghantar 6 Mbps ke satu arah (disebut arah turun) dan 640 kbps ke arah lain (arah naik). Beberapa teknologi xDSL lain akan dirinci dalam artikel lain.
  1. FTTC, fiber to the curb
Untuk rate beberapa puluh Mbps, jarak tempuh kabel tidak dapat terlalu jauh. Maka dibangun jaring serat optik hingga gardu berisi perangkat ONU (optical network unit), yang kemudian terhubung ke akses kabel logam ke rumah-rumah. Untuk kecepatan hingga 30 Mbps, akses logam menggunakan VDSL.
  1. FTTH, fiber to the house
Untuk rate yang sangat tinggi, dapat diinstal jaring serat optik yang langsung masuk ke bangunan pelanggan. ONU ditempatkan di dalam bangunan.
d. HFC, hybrid fiber-coax
Untuk CATV, jaringan gabungan serat optic dan kabel koaksial memuat data MPEG atau sinyal ATM dalam rate 20 hingga 50 Mbps, dengan skema QAM.
e.Akses Satelit
Arah turun disalurkan melalui transmisi satelit digital QPSK dalam band 10-15 GHz atau 2-6 GHz. Arah naik yang berfungsi sebagai pengontrol dilakukan melalui line telepon biasa atau line ISDN.
f. MMDS/LMDS, multichannel/local multipoint distribution point
Saluran asimetris untuk CATV. Transmisi melalui gelombang mikro. Frekuensi yang digunakan untuk MMDS kurang dari 10 GHz, sedang untuk LMDS lebih dari 10 GHz.


sumber: http://riyadi2405.wordpress.com/2010/05/12/jaringan-akses/

Wired dan Wireless

Definisi dari telekomunikasi adalah mendistribusikan informasi dari satu titik ke titik lain. Jika kita tambahkan kata “tele” di depan kata “komunikasi” maka pengertiannya menjadi komunikasi jarak jauh. Dalam hal ini, jauh tidak dijelaskan seberapa jauh jaraknya, apakah itu sepersekian senti, meter atau bahkan kilo, karena relatif. Semisal dua perangkat HP yang dihubungkan melalui bluetooth, walaupun jaraknya hanya sepersekian senti atau meter, itu sudah disebut telekomunikasi.
Untuk telekomunkasi, manusia pada dasarnya memerlukan alat bantu, seperti halnya pesawat radio, televisi maupun telepon dan lain sebagainya.
Dari segi bentuk, telekomunikasi dibagi menjadi dua bagian; fisik (wired) dan non fisik (wireless).
Pengertian wired dalam bahasa yang simpel ialah pendistribusian informasi melalui kawat. Wired menggunakan kabel sebagai media penghubung.Singkatnya perangkat tersebut dapat dilihat dan diraba, makanya dari itu disebut juga telekomunikasi fisik.


Yang dibutuhkan untuk merakit jaringan wired:
-Kabel UTP
-Konektor RJ 45
-Tang Network
-Switch (jika lebih dari dua komputer)
-Modem(jika mau konek dengan internet)
Kelebihan dari wired: Relatif murah, setting lebih mudah, tingkat keamanan relatif tinggi (karena terhubung langsung serta terpantau hubungannya).
Kekurangan dari wired: Instalasi yang kurang terencana bisa terlihat jorok/acak-acakan dikarenakan kabel yang tidak tertata. Kurang fleksibel jika ada ekspansi.
Pengertian wireless adalah kebalikan dari wired, tidak bisa dilihat, yaitu melalui gelombang. Jaringan nirkabel ini merupakan salah satu media transmisi yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya. Data-data digital yang dikirim melalui wireless akan dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik.
Media wireless yang umum digunakan adalah dengan menggunakan gelombang radio yang di set untuk bekerja di bidang frekwensi tertentu sesuai dengan standar. Berikut spektrum frekuensinya.



Yang dibutuhkan untuk merakit jaringan wireless:
-Wireless Network Adapter
-Macam Wireless Network Adapter:
-USB Wireless Network Adapter
-PCMCIA Wireless Network Adapter
-PCI Wireless Network Adapter
-Modem(jika mau konek dengan internet)
Kelebihan dari wireless: Instalasi bisa lebih rapi, untuk ekspansi relatif lebih mudah/tidak terlalu repot.
Kekurangan dari wireless: Mahal, memerlukan keahlian ekstra untuk manajemennya masih bisa dibajak/disusupi. Perlu enksripsi yang kuat.

sumber: http://telecommunicationkudo.wordpress.com/2011/01/28/wired-dan-wireless/

Minggu, 14 Agustus 2011

Sebagian Rumus Trigonometri








antena

Alat yang digunakan untuk menambahkan daya pancar dari sinyal analog. Dan akan menyebarkan daya pancar melalui suatu medium udara. Antena mengkonversi gelombang elektrik menjadi gelombang elektromagnetik.Kekuatan antena untuk menerima atau mengirim sinyal dikenal sebagai gain/penguatan antena.Sedangkan satuan untuk mengukur penguatan antena adalah dBi.
Macam – macam antena terbagi menjadi 2 bagian yaitu :
1.        Antena Directional (Antena pengarah
2.                           Antena Omnidirectional
1. Antena Directional (Antena pengarah)
Jenis antena ini digunakan pada sisi client dan mempunyai gain yang sangat tinggi yang diarahkan ke Access Point

Contoh yang biasa digunakan dari jenis antena ini yaitu :
  1. Yagi
  2. Parabolic(parabola).
  3. Wajan Bolic

a. Yagi
§                   Digunakan untuk jarak pendek karena penguatannya rendah. Mempunyai penguatan antara  7 - 19 dBi
 








b. Parabolic (Parabola)
§    Digunakan untuk jarak menengah/sedang
 Mempunyai penguatan antara18 - 28 dBi

 








 C. Wajan Bolic
Jenis antenna ini sering digunakan di sisi client pada jaringan RT/RW-net

2. Antena Omnidirectional
            Biasanya antena jenis ini digunakan pada Access Point(AP).Antena jenis ini mempunyai pola radiasi 360 derajat.
                       
Contoh yang biasa digunakan dari jenis antena ini yaitu :
  1. Sectoral
  2. Omni

a. Sectoral
  1. Mempunyai penguatan antara 10 - 19 dBi
  2. Tingginya penguatan dikompensasi dengan pola radiasi yang sempit dari 45 - 1800

      b. OMNI
  1.           Sering digunakan untuk sambungan point to multi point
  2.       Mempunyai penguatan sangat rendah yaitu 3 - 10 dBi


 

DTE

Peralatan terminal data (DTE) adalah instrumen akhir yang mengubah informasi pengguna ke reconverts sinyal atau sinyal yang diterima. Ini juga dapat disebut ekor sirkuit. Sebuah perangkat DTE berkomunikasi dengan data circuit-terminating equipment (DCE). The DTE / DCE klasifikasi ini diperkenalkan oleh IBM.

Dua jenis perangkat diasumsikan pada masing-masing ujung kabel yang saling berhubungan untuk kasus hanya menambahkan DTE ke topologi (misalnya ke sebuah hub, DCE), yang juga membawa kasus sepele yang kurang interkoneksi perangkat dari jenis yang sama: DTE -DTE atau DCE-DCE. Kasus-kasus seperti perlu kabel crossover, seperti untuk Ethernet atau null modem untuk RS-232.

Sebuah DTE adalah unit fungsional stasiun data yang berfungsi sebagai sumber data atau data yang tenggelam dan menyediakan komunikasi data fungsi kontrol harus dilakukan sesuai dengan protokol link.

Peralatan terminal data mungkin satu peralatan atau subsistem yang saling terkait dari berbagai potongan-potongan peralatan yang melakukan semua fungsi yang diperlukan yang diperlukan untuk mengizinkan pengguna untuk berkomunikasi. Seorang pengguna berinteraksi dengan DTE (misalnya melalui antarmuka mesin-manusia), atau mungkin DTE pengguna.

Biasanya, perangkat DTE terminal (atau komputer meniru terminal), dan DCE adalah modem.
DTE biasanya konektor laki-laki dan DCE adalah konektor perempuan.

Sebagai aturan umum, bahwa perangkat DCE menyediakan sinyal clock (internal clocking) dan mensinkronisasi perangkat DTE pada jam yang disediakan (clocking eksternal). D-sub konektor mengikuti peraturan lain untuk pin penugasan.

* 25 pin DTE perangkat transmisi pada pin 2 dan terima pada pin 3.
* 25 pin DCE perangkat transmisi pada pin 3 dan terima pada pin 2.
* 9 pin DTE perangkat transmisi pada pin 3 dan terima pada pin 2.
* 9 pin DCE perangkat transmisi pada pin 2 dan terima pada pin 3.

Istilah ini juga umumnya digunakan dalam peralatan Cisco Telco dan konteks untuk menunjukkan suatu perangkat [klarifikasi diperlukan] tidak dapat menghasilkan sinyal clock, maka PC ke PC koneksi Ethernet juga dapat disebut DTE DTE ke komunikasi. Komunikasi ini dilakukan melalui kabel "crossover Ethernet sebagai lawan dari PC ke DCE (hub, switch, atau jembatan) komunikasi yang dilakukan melalui kabel Ethernet lurus.

ERD selain transaksi dan penjualan


ERDrumah sakit











ERD kepolisian








































ERD HOTEL























 penggajian pegawai















bedanya vb.6 dengan vb.net

Perbedaan mendasar pada VB.NET dibandingkan VB 6 adalah .NET framework itu sendiri dan konsep OOP.

Teknologi .NET framework dengan arsitekturnya sangat berbeda dengan teknologi sebelumnya seperti pada VB 6. .NET framework memiliki compiler untuk masing-masing bahasa; Untuk VB.NET ada VB compiler, C# ada C# compiler, dan compiler bahasa lainnya. Masing-masing compiler ini akan melakukan kompilasi (compile) source code kita menjadi Intermediate Language (IL). Bahasa apapun yang kita pakai pada source code (entah itu VB.NET, atau C#, atau lainnya), akan di-compile menjadi IL.

Dengan teknologi ini, IL berperan sebagai sebuah bahasa netral yang nantinya akan dieksekusi oleh Common Language Runtime (CLR). CLR adalah sebuah Runtime yang berfungsi sebagai virtual machine seperti halnya Java Virtual Machine (JVM) pada teknologi JAVA. Jadi, logikanya, platform apapun bisa menjalankan sebuah aplikasi berbasiskan .NET dengan adanya CLR. Dan CLR melalui Just In Time (JIT) compiler nya, akan melakukan kompilasi terhadap IL menjadi native code OS.

Jika digambarkan secara sederhana, proses VB.NET source code menjadi native code sebuah OS seperti ini:

VB.NET source code --(VB compiler)--> IL --(CLR-JIT compiler)--> native code

Sementara pada VB 6 seperti ini:

VB 6 source code --(compiler)--> native code

Selain itu, masih banyak teknologi .NET lainnya yang tidak terdapat pada VB 6 seperti; Metadata, Code Access Security, Memory Management, dan lainnya. Satu lagi, karena .NET framework ini adalah sebuah framework yang bisa digunakan oleh berbagai bahasa, maka VB.NET pun bisa menggunakan semua fungsionalitas Framework Class Library dari .NET.

Dengan framework yang sekarang (versi 3.5), teknologi-teknologi baru seperti WPF, WCF, WF, LINQ, dan lainnya juga bisa diimplementasikan dengan menggunakan VB.NET.

Silahkan cari referensi nya di internet sangat banyak : )

Perbedaan yang kedua, yaitu OOP. VB 6 tidak di-desain untuk penggunaan OOP, berbeda dengan VB.NET. Oleh karena itu, mindset seorang developer VB 6 dengan procedural programming nya berbeda dengan developer VB.NET yang OOP minded. Walaupun bahasa yang digunakan pada VB dan VB.NET relatif sama, tapi konsep procedural programming dan OOP  di dalamnya sangat berbeda.

@Swike: XML bisa juga kok di VB 6 ;D Selain itu, XML kurang reliable untuk difungsikan sebagai database, lebih cocok dipakai untuk menyimpan informasi ke dalam bentuk custom markup language. Biasanya digunakan sebagai file konfigurasi atau untuk serialization. WPF menggunakan XML sebagai bahasa nya yaitu XAML yang bersifat declarative-UI.

Gerbang Logika

Gerbang logika atau gerbang logik adalah suatu entitas dalam elektronika dan matematika boolean yang mengubah satu atau beberapa masukan logik menjadi sebuah sinyal keluaran logik. Gerbang logika terutama diimplementasikan secara elektronis menggunakan dioda atau transistor, akan tetapi dapat pula dibangun menggunakan susunan komponen-komponen yang memanfaatkan sifat-sifat elektromagnetik (relay), cairan,optik dan bahkan mekanik.


pengenalan c++

C++ adalah bahasa pemrograman komputer C++ dikembangkan di Bell Laps (Bjarne Stroustrup)  pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu BCL, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem unix, Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa Pemrograman C menjadi versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne Stroustrup pada Bell labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an, Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Progrmming) .
Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.

CONTOH PROGRAM

Baris pertama :
#include <iostream.h>
Sebagai bagian dari proses kompilator, Kompilator dari c++ menjalankan program yang dinamakan preprosesor. Preprosesor memiliki kemampuan menambahkan dan menghapus kode dari sumber, Pada bagian #include memberitahuakan preprosesor untuk menyertakan kode dari iostream, Berkas iostream berisi deklarasi untuk berbagai fungsi yang dibutuhkan oleh perangkat lunak, atau class-class yang dibutuhkan.
Baris kedua :
int main ()
Pernyataan ini mendeklarasikan fungsi utama, bahwa suatu program C++ dapat berisi banyak fungsi, yang harus selalu memiliki sebuah fungsi utama (main function), Fungsi adalah modul yang berisi kode-kode untuk menyelesaikan masalah-masalah tertentu. Kata Void menandakan fungsi main tidak bertipe.
Baris ketiga :
{
Kurung kurawal buka menandakan awal program.
Baris keempat :
std::cout << "Hello world\n";
Cout adalah sebuah object dari Pustaka Perangkat Lunak standart C++ yang digunakan untuk mencetak string ke piranti output standart, yang biasanya adalah layar komputer, Compiler menghubungkan kode dari pustaka perangkat lunak standar itu dengan kode yang telah ditulis untuk mendapatkan hasil executable, Tanda
\n
adalah format modifier yang digunakan untuk bergabti baris setelah menampilkan string, jika ada cout lain pada program tersebut, maka string yang menyertainya akan dituliskan pada baris bawahnya. Baris kelima:
}
Kurung kurawal tutup menandakan akhir program.

TIPE DATA DASAR




Entity Relationship Diagram

ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi.
ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol. Pada dasarnya ada tiga simbol yang digunakan, yaitu :

  1. Entiti
Entiti merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain . Simbol dari entiti ini biasanya digambarkan dengan persegi panjang.
  1. Atribut
Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips.
  1. Hubungan / Relasi
Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Relasi dapat digambarkan sebagai berikut :
Relasi yang terjadi diantara dua himpunan entitas (misalnya A dan B) dalam satu basis data :
1). Satu ke satu (One to one)
Hubungan relasi satu ke satu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B.
2). Satu ke banyak (One to many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap entitas pada entitas B dapat berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A.
3). Banyak ke banyak (Many to many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B.

ABOUT

selamat menikmati blog saya... semoga puass.. kritik dan saran sangat membantu

Slider(Do not Edit Here!)

Navigation

terima kasih atas kunjungan

Copyright Text